1.2K
Rashford adalah sebuah ancaman untuk tim lawan. Kecepatannya dalam melakukan serangan balik luar biasa sekali dan ia bisa melewati siapa pun.

Pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate sangat bangga dengan skuat muda besutannya. Meski sudah ditinggal Wayne Rooney yang memilih pensiun dari tim Tiga Singa, taring para "singa muda" seperti Marcus Rashford tetap tajam dan merobek-robek lawan.

Kegarangan mereka terlihat saat menang tipis 2-1 atas Slovakia pada pertandingan Grup H di Stadion Wembley, Selasa, 5 September 2017 dini hari WIB. Mereka sempat tertinggal menyusul gol cepat Stanislav Lobotka meneruskan umpan terusan Adam Nemec yang memanfaatkan kesalahan Marcus Rahsford ketika pertandingan baru berjalan tiga menit.

Eriec Dier baru bisa menyamakan kedudukan setelah pertandingan berjalan 37 menit meneruskan umpan Rashford, setelah sempat frustrasi karena kesulitan membongkar pertahanan tim tamu. Kemudian, Rashfod menebus kesalahannya dengan mencetak gol kemenangan Inggris pada menit ke-59 meneruskan umpan Jordan Henderson. Dan, ini paling penting, kedudukan 2-1 ini bertahan hingga pertandingan berakhir.

Tambahan tiga poin mendekatkan Inggris ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia. Mereka memimpin Grup H dengan 20 poin, unggul lima angka dari Slovakia di posisi kedua. Mereka hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengamankan tiket ke Rusia tahun depan.

Southgate menilai, anak-anak asuhnya tidak tampil bagus sejak awal pertandingan dan kesalahan kecil pemainnya dimanfaatkan dengan baik oleh Slovakia. "Mereka memanfaatkan dengan baik kesalahan yang kami lakukan sehingga menghasilkan gol," ujarnya setelah pertandingan.

Untunglah Hary Kane dan kawan-kawan bisa segera berbenah sehingga mengontrol jalannya pertandingan pada 20 menit terakhir babak pertama dan bermain lebih bagus lagi di babak kedua. "Kami mencoba keluar dari tekanan dan pada akhirnya berhasil mengontrol pertandingan pada 20 menit terakhir babak pertama. Di babak kedua, kami bermain lebih bagus lagi. Karena itu, saya sangat senang dengan reaksi para pemain. Ini sebuah momen yang besar bagi tim muda ini," kata Southgate lagi.

Secara khusus ia memuji penampilan Rashford yang berhasil menebus kesalahannya dengan satu asis dan gol. "Rashford adalah sebuah ancaman untuk tim lawan. Kecepatannya dalam melakukan serangan balik luar biasa sekali dan ia bisa melewati siapa pun," imbuhnya.

Ia meneruskan, "Selain dia, kami masih memiliki sejumlah pemain muda berkualitas seperti Dele Alli. Jordan Henderson juga bermain sangat bagus dalam membangun pertahanan."


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Tanpa Rooney, Taring Tiga Singa Tetap Garang". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !