3K
Belum ada nama yang pasti pengganti Luis Enrique. Dua nama yang beredar selama ini adalah pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino dan pelatih Sevilla, Jorge Sampaoli. Kedua pelatih ini sama-sama berasal dari Argentina dan cukup sukses di klubnya masing-masing.

Luis Enrique memutuskan tidak lagi melatih Barcelona mulai musim depan. Tentu saja keputusan ini menyedihkan bukan hanya untuk pemain, manajemen, tapi juga pendukung klub itu di seluruh dunia. Sebab, Enrique tergolong sukses di Barcelona dalam tiga tahun terakhir.

Enrique memilih berhenti dengan alasan yang sangat sederhana. Capek dan butuh istirahat, setelah bekerja sangat keras selama tiga tahun terakhir. Ia mempersembahkan tiga gelar atau trebel pada musim pertamanya di Barcelona sebelum kemudian ditambah dengan trofi Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Musim lalu, ia menambah tiga gelar lagi yaitu La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.

Musim ini, ia berpotensi mempersembahkan gelar Copa del Rey setelah kembali ke final. Ia juga berpeluang menjuarai La Liga. Hanya Liga Champions yang kemungkinan besar terlepas dari genggamannya setelah kalah telak 0-4 dari Paris Saint-Germain (PSG) di Paris pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Ia butuh menang telak 5-0 pada leg kedua di Camp Nou pekan depan.

Kekalahan telak ini yang membuatnya dikritik pedas oleh pendukung Barcelona dan membulatkan niatnya meninggalkan Camp Nou mulai musim panas mendatang.

"Saya tidak akan menjadi pelatih Barcelona lagi musim depan. Selama persiapan pramusim lalu, saya berbicara dengan direktur klub Albert Soler dan Robert Fernandez. Kami membicarakan tentang kemungkinan tidak memperpanjang kontrak. Mereka menyampaikan kepada saya untuk tidak terlalu mengambil keputusan secara terburu-buru. Tapi sekarang waktunya sudah tiba untuk mengambil keputusan tersebut," kata Enrique dalam jumpa pers setelah Barcelona melibas Sporting Gijon 6-1 pada pertandingan La Liga di Camp Nou, Kamis 2 Maret 2017.

Ia melanjutkan, "Alasannya adalah cara saya harus menjalani profesi (sebagai pelatih) ini. Saya ingin terus mengalami kemajuan secara konsisten. Artinya, saya tidak punya banyak waktu untuk beristirahat. Tentu saja, ini sebuah keputusan yang sulit, tapi saya mengambilnya dengan sangat jernih. Saya perlu istirahat."

Mantan pelatih AS Roma itu pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada klub yang telah memercayainya. "Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan klub selama tiga tahun yang tidak terlupakan," imbuh mantan penyerang Barcelona dan Real Madrid itu lagi.

Meski akan meninggalkan Barcelona, Enrique memastikan tetap memiliki komitmen yang tinggi bersama Barcelona hingga musim ini berakhir. Ia pun bertekad untuk merebut gelar juara La Liga untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Selain itu, ia juga berpeluang mempersembahkan gelar juara Copa del Rey setelah berhasil kembali ke final. Satu-satunya gelar yang mungkin akan jatuh dari genggamannya adalah Liga Champions menyusul kekalahan telak 0-4 pada leg pertama babak 16 besar dari Paris Saint-Germain (PSG). Ia harus mampu menang telak 5-0 atas PSG di Camp Nou pekan depan.

"Masih ada waktu tiga bulan. Kami berada dalam situasi yang sangat sulit, terutama di Liga Champions. Tapi dengan bantuan semua orang dan dengan bantuan bintang-bintan, kami bisa membalikkan keadaan saat melawan PSG di Camp Nou 8 Maret mendatang. Dedikasi saya selama tiga bulan ke depan tetap total," pungkasnya.

Lalu siapa calon penggantinya?

Presiden Barcelona Joseph Maria Bartomeu menegaskan, mereka segera mencari pengganti Enrique. "Kami harus menerima keputusan sang pelatih dan kami tetap mendukungnya. Pada saat bersamaan, kami akan segera mencari penggantinya. Tentu saja ini menyedihkan karena ia adalah seorang pelatih sukses," kata Bartomeu.

"Tapi kami harus fokus selama tiga bulan ke depan. Para pemain masih sangat termotivasi. Masih ada tiga kompetisi yang kami ikuti dan besok masih ada latihan. Kami harus terus bekerja keras hingga akhri musim," ujarnya.

Hanya saja, belum ada nama yang pasti pengganti Enrique. Dua nama yang beredar selama ini adalah pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino dan pelatih Sevilla, Jorge Sampaoli. Kedua pelatih ini sama-sama berasal dari Argentina dan cukup sukses di klubnya masing-masing.

Di bawah Pochettino, Tottenham menjadi tim kuat di Liga Primer Inggris. Musim lalu, mereka nyaris menjadi jawara. Musim ini, ia juga membawa Tottenham bersaing di papan atas.

Sedangkan Sampaoli adalah seorang pelatih sukses. Ia membawa Cile menjuarai Copa America sebelum akhirnya mundur tahun lalu. Jasanya kemudian dipakai Sevilla. Ia juga mampu melanjutkan kisah sukses Unai Emery di Ramon Sanchez Pizjuan. Di tangan Sampaoli, Sevilla bersaing dengan Real Madrid dan Barcelona merebut gelar juara La Liga musim ini.

Siapa yang akan dipilih Bartomeu? Tunggu saja beberapa bulan ke depan. Masih ada waktu tiga bulan untuk Bartomeu mencari pelatih sekelas dengan Enrique. Yang pasti, masalah pelatih ini tidak akan mengganggu kinerja Lionel Messi dan kawan-kawan di atas lapangan hijau.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Siapa Pengganti Luis Enrique di Camp Nou?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !