409
Pada pemilihan ini, Afrika memiliki 54 suara, Eropa 53 suara, Asia 46 suara, Amerika Tengah, Utara, dan Kepulauan Karibia 35 suara, Oceania 11 suara, dan Amerika Latin 10 suara. Dengan dukungan dari Afrika dan Asia saja, di atas kertas Salman bakal menjadi Presiden FIFA berikutnya.

Menjelang pemilihan Presiden FIFA Jumat (26/2/2016) waktu Zurich, Swiss, Sheikh Salman Bin Ebrahim Al Khalifa dari Bahrain menjadi kandidat terkuat pengganti Sepp Blatter. Pasalnya, ia mendapat dukungan penuh dari federasi sepakbola negara-negara Asia dan Afrika. Tapi ia akan bersaing dengan calon dari UEFA, Gianni Infantino.

Pada pemilihan ini, Afrika memiliki 54 suara, Eropa 53 suara, Asia 46 suara, Amerika Tengah, Utara, dan Kepulauan Karibia 35 suara, Oceania 11 suara, dan Amerika Latin 10 suara. Dengan dukungan dari Afrika dan Asia saja, di atas kertas Salman bakal menjadi Presiden FIFA berikutnya.

Hanya saja, hasil pemilihan ini sangat sulit ditebak. Sebab mereka yang secara publik memberikan dukungan kepada calon tertentu belum tentu memilih calon tersebut. Apalagi pemilihan ini akan dilakukan secara rahasia.

Salman akan mendapat tantangan kuat dari satu-satunya calon asal Eropa yang juga sekretaris jenderal UEFA, Gianni Infantino. Eropa kemungkinan solid mendukungnya. Bila ia bisa merebut dukungan dari Amerika Utara, Tengah, dan Karibia serta Amerika Latin maka peluang Gianni untuk menggantikan Blatter juga sangat besar.

Kandidat lain pada pemilihan ini adalah Pangeran Ali Bin Al Hussein dari Yordan. Tapi dukungan terhadap adik Pangeran Yordania itu sangat minim dibanding saat ia maju menantang Blatter tahun lalu. Ada juga kandidat dari orang dalam FIFA asal Prancis, Jerome Champagne, serta taipan dan tokoh politik Afrika Selatan, Tokyo Sexwale.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Sheikh Salman Calon Kuat Pengganti Blatter". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !