3.2K
Karena itu, ia membangun tekad akan mencetak gol sebanyak mungkin pada leg kedua di Stade Louis II, kandang Monaco, nanti. Sebab, tanpa mencetak gol, The Citizens siap-siap saja tereliminasi dari turnamen antarklub paling elite di Eropa tersebut.

Pelatih Manchester City Pep Guardiola menyadari bahwa posisi timnya belum aman betul menuju babak perempat final Liga Champions, meski memetik kemenangan telak 5-3 atas AS Monaco pada pertandingan pertama babak 16 besar yang berlangsung di Etihad Stadium, Rabu 22 Februari 2017 dini hari WIB. Hatinya pun masih ketar-ketir dengan kondisi ini.

Karena itu, ia membangun tekad akan mencetak gol sebanyak mungkin pada leg kedua di Stade Louis II, kandang Monaco, nanti. Sebab, tanpa mencetak gol, The Citizens siap-siap saja tereliminasi dari turnamen antarklub paling elite di Eropa tersebut.

Pada laga dini hari tadi yang berlangsung atraktif, dua dari lima gol City diborong Sergio Aguero. Sedangkan tiga gol lainnya dicetak Raheem Sterling, John Stones, dan Leroy Sane. Sedangkan dua dari tiga gol Monaco diborong Radamel Falcao dan satu lagi dicetak pemain muda Kylian Mbappe.

Meski menang cukup meyakinkan, langkah City belum aman. Karena itu, Guardiola bertekad mencetak banyak gol di Monaco nanti. Mereka datang bukan hanya untuk memetik hasil imbang. Hal lain yang dipersiapkan Guardiola adalah membangun tembok pertahanan yang kokoh. Sebab, Monaco sudah pasti akan bermain menyerang habis-habisan.

“Mereka sudah pasti akan bermain menyerang nanti dan karena itu, kami harus bertahan dengan lebih baik. Peluang kami untuk lolos ke perempat final cukup terbuka. Kami akan terbang ke Monaco untuk mencetak gol sebanyak mungkin dan kami harus bisa mempertahanankan hasil ini," kata Guardiola setelah pertandingan.

Ia melanjutkan, "Kami sudah tahu satu sama lain dan akan membenahi beberapa hal, tapi kami harus mencetak gol di sana. Sebab bila tidak mencetak gol, kami akan tereliminasi.”

Lalu bagaimana komentar pelatih AS Monaco Leonardo Jardim? Ia belum patah arah. Sebab semua belum berakhir karena masih ada waktu 90 menit bermain di kandang sendiri. Ia masih sangat percaya pada anak-anak asuhnya.

“Saya kira bermain di Inggris dan mencetak tiga gol di City memperlihatkan bahwa kami adalah tim berkualitas. Karena itu, saya harus menyampaikan selamat kepada para pemain. Semua belum berakhir karena masih ada 90 menit yang akan berlangsung di kandang sendiri,” kata Jardim.

Secara khusus ia memuji penampilan pemain muda berusia 18 tahun Kylian Mbappe. Pemain ini tampil sangat bagus dan mencetak satu satu gol.

“Hari ini saya memasang Kylian di lini depan karena kami mengenal City dengan sangat baik. Saya tahu ada begitu banyak ruang di lini belakang mereka dan saya kira ia bermain sangat bagus, meski usianya baru 18 tahun. Kesalahan lini belakang kami juga karena terkait masalah usia dan kematangan. Kylian baru 18 tahun, yang lain juga baru berumur 20, 21, 22,” ujar Jardim.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Menang Besar, Hati Pep Guardiola Masih Ketar Ketir". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !