9.7K
Ini memang mimpi, tapi melihat waktu yang masih panjang, bukan tidak mungkin terwujud.

Mari kita bermimpi tentang Indonesia yang akan bermain di Piala Dunia. Tentu bukan Piala Dunia 2018 di Rusia atau Piala Dunia 2022 di Qatar. Sebab, untuk Piala Dunia 2018, Indonesia sudah tidak mengikuti pertandingan-pertandingan kualifikasi menyusul sanksi dari Federasi Sepakbola Dunia atau FIFA selama satu tahun yang sudah lewat.

Sedangkan untuk Piala Dunia 2022 di Qatar, kualitas Indonesia juga masih belum mumpuni. Indonesia masih belum sanggaup bersaing dengan Jepang, Korea Selatan, dan Australia yang menjadi langganan dari kawasan Asia dalam format Piala Dunia dengan 32 peserta. Bahkan di tingkat ASEAN, Indonesia masih satu level di bawah Thailand.

Indonesia memiliki peluang emas untuk tampil di Piala Dunia 2026. Tapi apa bisa? Jawabannya, bisa. Apalagi, PSSI sudah memastikan Timnas Indonesia akan dilatih oleh pelatih yang memiliki reputasi internasional, terutama di tingkat klub-klub elite Eropa. Hingga tulisan ini dibuat, PSSI belum memilih satu dari dua calon pelatih yaitu Luis Fernandez atau Luiz Milla. Tapi sudah pasti satu dari keduanya akan melatih Indonesia.

Luis Fernandez pernah membawa Paris Saint-Germain (PSG) bersinar di Prancis pada era 1990-an dan 2000-an. Sekarang PSG adalah salah satu tim kaya raya dunia dan tim paling sukses di Prancis. Sedangkan Luis Milla adalah mantan pemain Barcelona dan Real Madrid dan sebagai pelatih ia pernah membawa Timnas U-21 Spanyol menjuarai Piala Eropa 2011.

Siapa pun dari kedua pelatih ini yang akan dipilih, yang pasti, PSSI beriktiar agar sepakbola Indonesia meniru sepakbola Spanyol. Sebab, secara fisik pemain Spanyol tidak beda jauh dari Indonesia. Tapi kenapa Spanyol bisa dua kali menjuarai Piala Eropa (2008 dan 2012) serta Piala Dunia 2010 sedangkan Indonesia tak berkutik di Asia Tenggara?

Format Piala Dunia Diubah

Presiden FIFA Gianni Infantino (Foto: ESPNFC.com)

Peluang Indonesia bermain di Piala Dunia semakin terbuka karena FIFA berencana mengubah format Piala Dunia 2026 dengan menambah jumlah pesertanya dari 32 tim menjadi 48 pada Piala Dunia 2026. Meskipun, kebijakan tersebut akan mempertaruhkan kualitas sepakbola yang bakal dihasilkan. Ke-14 tim tambahan lebih banyak akan mengakomodasi Afrika dan Asia.

Presiden FIFA Gianni Infantino berharap bahwa dewan FIFA pada Selasa 10 Januari 2017 besok, FIFA sepakat bahwa Piala Dunia 2026 akan bertambah menjadi 48 negara yang akan dibagi ke dalam 16 grup dan masing-masing grup akan diisi oleh tiga tim.

Tapi keputusan ini akan molor bila ada anggota dewan yang mempertanyakan dan masih ingin tahu secara tepat berapa kali laga kualifikasi di setiap benua sebelum diperas menjadi 32 tim. Sebab format Piala Dunia yang berlangsung saat ini dengan 32 peserta sudah sangat sukses, terkenal, dan sangat menguntungkan sejak 1998. Format ini masih akan berlaku pada Piala Dunia 2018 di Rusia dan Qatar 2022.

Infantino sendiri yakin, perluasan peserta ini sudah pasti diikuti oleh meningkatnya pendapatan, tertama dan dari hak siar dan sponsor.

"Secara finansial, format 48 tim akan sukses karena elemen olahraganya sangat kental dan setiap pertandingan sangat penting. Tapi keputusannya tidak tergantung masalah keuangan, baik soal pendapatan maupun pengeluaran, tapi harus didasarkan pada pertimbangan pengembangan sepakbola di seluruh dunia," kata Infantino dua pekan lalu.

Hanya saja, rencana ini bakal menemui tembok penghadang yang besar. Pasalnya, negara-negara Eropa tidak ingin jatah mereka berkurang di Piala Dunia. Jerman, misalnya, berpendapat bahwa format 32 tim saat ini sudah sangat bagus dan patut dipertahankan karena menjamin kualitas Piala Dunia.

Terlepas dari itu, Indonesia patut mendukung gagasan perluasan jumlah peserta Piala Dunia 2026 menjadi 48 tim. Harapannya, sambil membenahi kualitas sepakbola Tanah Air selama 19 tahun ke depan secara konsisten tanpa intrik politik, maka pada 2026, Indonesia sudah bisa tampil di Piala Dunia. Ini memang mimpi, tapi melihat waktu yang masih panjang, bukan tidak mungkin terwujud.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Memimpikan Indonesia Bermain di Piala Dunia 2026". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !