2.2K

Harus diakui bahwa Barcelona adalah tim hebat sepanjang 2015. Tahun itu sungguh menjadi melik mereka. Lionel Messi dan kawan-kawan hampir menyapu bersih seluruh gelar. Dari enam gelar yang tersedia, mereka memenangi lima yaitu La Liga, Copa del Rey, Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Hanya satu gelar yang terlepas dari genggaman mereka yaitu Piala Super Spanyol. Mereka kalah dari Athletic Bilbao pada laga dua leg.

Capaian spetakuler itu mengantar pemain Azulgrana Lionel Messi meraih penghargaan FIFA Ballon d'Or 2015. Selain itu, pelatih mereka Luis Enrique dinobatkan sebagai pelatih terbaik 2015. Ia mengalahkan pelatih Timnas Cile asal Argentina Jorge Sampaoli dan mantan rekannya sendiri di Barcelona yang kini menukangi Bayern Muenchen, Josep “Pep” Guardiola.

Selain itu, empat pemain Barcelona yaitu Lionel Messi, Andres Iniesta, Daniel Alves, dan Neymar masuk dalam daftar 11 pemain versi FIFPro. Mereka bergabung bersama empat pemain dari Real Madrid yakni Cristiano Ronaldo, Marcelon, Sergio Ramos, dan Luca Modric. Sedangkan tiga pemain lainnya masing-masing Paul Pogba dari Juventus, Thiago Silva dari Paris Saint-Germain, dan Manuel Neuer dari Bayern Muenchen.

Kembali ke Enrique, sebagai pelatih terbaik. Sangat disayangkan, ia tidak menerima sendiri penghargaan tersebut. Beberapa hari menjelang pemberian penghargaan ini, mantan pelatih AS Roma dan Celta Vigo tersebut memberitahu wartawan bahwa ia tidak menghadiri acara ini. Ia tidak mengungkapkan alasan ketidakhadirannya.

Yang menerima penghargaan pelatih terbaik ini adalah Sekretaris Teknik Barcelona, Robert Fernandez. Ia menerima trofi itu atas nama Enrique. "Luis ingin membagikan penghargaan kepada semua orang yang telah mendukungnya dalam waktu-waktu susah dan senang," kata Fernandez.

Fernandez mengaku, hal itu tidak boleh dilupakan karena ia takut dimarahi Enrique. "Saya tidak boleh lupa menyebutkan hal itu karena Luis akan sangat marah pada saya. Bagi staf, presiden dan dewan klub, pendukung dan para pemain, ini adalah tim impian yang memaksa kami untuk terus maju. Ini adalah sebuah pilihan yang sangat sulit karena calon lain (penerima penghargaan pelatih terbaik) sangat berkualitas," lanjut Fernandez.

Enrique mengambil alih kursi pelatih di Barcelona dari Gerardo Tata Martino pada musim panas 2014 setelah tidak meraih satu gelar pun pada musim 2013-2014. Pada musim pertamanya, Enrique langsung menjuarai tiga gelar serta Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Hanya saja, Enrique tidak mampu menyamai capaian Pep Guardiola yang menyapu bersih seluruh gelar pada musim pertamanya bersama Barcelona pada 2008-2009.

Guardiola sendiri terpilih berada di belakang Enrique dalam pemberian penghargaan tersebut setelah hanya membawa Bayern Muenchen menjuarai Bundesliga Jerman dan tersingkir di semifinal Liga Champions. Sedangkan Jorge Sampaoli hanya berada di posisi ketiga.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Luis Enrique Berterima Kasih kepada Semua yang Mendukungnya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !