3.4K
Satu gol ini sangat penting karena kami akan menjalani pertandingan kedua di kandang. Semuanya masih sangat terbuka.

Leicester City menelan kekalahan tipis 1-2 saat bertandang ke Romon Sanchez Pizjuan, kandang Sevilla, pada pertandingan pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis, 23 Februari 2017 dini hari WIB. Meski kalah, pelatih jawara Liga Primer Inggris itu, Claudio Ranieri mengaku senang. Loh, kok malah senang?

Ya, Leicester memiliki peluang kembali mengukir sejarah dengan lolos ke babak perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya karena berhasil mencetak satu gol tandang. Pada pertandingan kedua di kandang sendiri nanti, Jamie Vardy dan kawan-kawan hanya butuh menang 1-0 untuk menghentikan Sevilla.

Apakah Leicester yang sedang terseok-seok dan nyaris terjun ke jurang degradasi di kompetisi domestik bisa menang atas Sevilla? Sangat bisa. Kata Ranieri, mereka selalu bermain bagus di depan publiknya sendiri. Karena itu, ia memandang, satu gol tandang ke Sevilla menjadi modal yang sangat berharga untuk skuatnya.

"Kami tahu, mereka lebih bagus dan jauh lebih berkualitas dari kami. Mereka menguasai bola dan kami sangat menderita karena kualitasnya. Tapi, kami memperlihatkan hati yang besar dengan organisasi permainan yang baugs. Kami menunjukkan kepercayaan diri dan semangat tidak pernah menyerah. Penampilan anak-anak di lapangan cukup memuaskan saya," kata Ranieri seperti dikutip dari ESPNFC.com.

Mantan pelatih Chelsea asal Italia itu melanjutkan, "Kalau saja kami bisa lebih tenang dalam melakukan serangan balik, saya kira kami bisa sedikit lebih bagus dan menuai hasil yang berbeda. Tapi sudahlah. Satu gol ini sangat penting karena kami akan menjalani pertandingan kedua di kandang. Semuanya masih sangat terbuka. Kami memang menderita, tapi kami juga sudah melakukan yang terbaik."

Menurut Ranieri, para pemainnya mempersulit diri dan menciptakan masalah sendiri sebelum turun minum. "Kami sudah tahu, kualitas mereka sangat tinggi. Bila melakukan kesalahan sekecil apa pun, pasti mereka bisa mencetak gol. Untunglah, penjaga gawang kami, Kasper Schmeichel, tampil fantastis. Ia menggagalkan tendangan penalti dan menyuntikkan kepercayaan kepada para bek di depannya," puji Ranieri.

Ia meneruskan, "Yang paling penting adalah kami sudah memperlihatkan penampilan dan kualitas sepakbola kami. Tentu saja mereka bisa mencetak gol pada situasi apa pun, tapi kami juga masih bisa bermain lebih bagus lagi."


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Loh kok Bisa, Ranieri Tetap Senang Meski Leicester Kalah dari Sevilla?". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !