2.3K
Madrid sangat kuat di lapangan tengah dan kami sulit bersaing di sisi itu. Mereka terus berlari dan memanfaatkan ruang yang mereka miliki.

Pelatih Barcelona Ernesto Valverde tidak khawatir dengan kesiapan timnya mengarungi musim 2017-2017 menyusul kekalahan telak 1-3 dari rival abadinya, Real Madrid, pada leg pertama Piala Super Spanyol di Camp Nou, Senin, 14 Agustus 2017 dini hari WIB. Tiga gol El Real lahir dari gol bunuh diri Gerard Pique plus dua gol indah dari Cristiano Ronaldo dan Marco Asensio. Sementara satu-satunya gol Barcelona dibuat Lionel Messi dari titik putih.

Dengan kekalahan ini, maka langkah Barcelona menjuarai Piala Super Spanyol 2017 hampir mustahil. Pasalnya, mereka harus bertandang ke Santiago Bernabeu pada leg kedua Rabu, 16 Agustus 2017 mendatang. El Barca minimal harus menang tiga gol tanpa balas untuk membalikkan keadaan. Tentu saja, ini misi yang sangat sulit alias mission imposible.

Pada laga pertama ini, Barcelona memiliki peluang cukup banyak, tapi dua penyerang Lionel Messi dan Luis Suarez gagal mencetak gol. Begitu juga pemain-pemain lainnya. Namun, Valverde tidak khawatir. "Saya tidak merasa kami jauh dari indikasi tidak bisa mencetak gol. Madrid sangat kuat di lapangan tengah dan kami sulit bersaing di sisi itu. Mereka terus berlari dan memanfaatkan ruang yang mereka miliki," kata mantan pelatih Athletic Bilbao yang ditunjuk menggantikan Luis Enrique pada musim panas 2017 ini setelah pertandingan.

Ia melanjutkan, "Madrid mencetak gol, tapi kami bermain bagus dan memiliki sejumlah peluang. Mereka menyengat kami dengan serangan balik cepat saat posisi 1-1. Gol kedua mereka (dari Ronaldo) sangat luar biasa dan merusak mental kami. Begitu juga gol ketiga. Luar biasa. Ini bukan hanya soal daerah bahaya tapi juga soal klinis."

Ia juga tidak melihat kehilangan Neymar yang hijrah ke Paris Saint-Germain (PSG) memengaruhi kondisi Barcelona. "Ini bukan masalah berapa orang yang mencetak banyak gol, tapi soal bagaimana menciptakan konsistensi dalam permainan kami. Jadi, pemain yang selalu mencetak gol sedikit lagi sampai pada puncak penampilan mereka. Kali ini Madrid lebih klinis dan saya menyampaikan ucapan selamat kepada mereka dan kami akan berjuang untuk membenahi penampilan kami," imbuhnya.

Untuk mengisi pos yang ditinggal Neymar, Valverde masih mencari pemain yang pas. Sejauh ini, ia masih mengejar Philippe Coutinho di Liverpool dan Ousmane Dembele dari Borussia Dortmund. Hanya saja, usaha Barcelona belum membuahkan hasil karena selalu ditolak oleh kedua klub itu.

"Kami adalah Barcelona dan memiliki tim berbaik. Kami akan bekerja keras hingga akhir bulan ini. Masih ada waktu yang cukup untuk membeli pemain baru, walaupun, saya sangat fokus dengan pemain yang sudah ada," ucapnya lagi.

Terkait pemain baru ini dari Cina dilaporkan, Luis Felipe Scholari menginformasikan bahwa anak asuhnya di Guangzhou Evergrande, Paulinho, akan segera hijrah ke Barcelona untuk memperkuat lini tengah.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Kalah dari Madrid, Ternyata Begini Reaksi Pelatih Barcelona". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !