4.8K
Di musim dingin ini, minimal ada tiga pemain top dunia yang memilih meninggalkan klub elite Eropa dan Amerika Latin serta bergabung dengan klub-klub Cina. Siapa saja mereka? Berikut ini jawabannya.

Sepakbola Cina menjadi daya tarik baru untuk para pemain top dunia. Bukan karena liganya lebih kompetitif dari liga-liga Eropa. Tapi, lebih karena tawaran gaji yang menggiurkan. Itulah sebabnya, pemain-pemain top Eropa yang jarang dipakai di klubnya berbondong-bondong hijrah ke negeri Tirai Bambu tersebut.

Selain karena memiliki kesempatan bermain lebih banyak, juga karena gaji yang ditawarkan setinggi langit. Proses migrasi pemain dari Eropa dan Amerika Latin ke Cina sudah berlangsung beberapa tahun terakhir, termasuk ketika jendela transfer musim dingin 2017 dibuka.

Pada musim dingin 2017 ini, tercatat sudah ada beberapa pemain top dunia yang sudah memilih merumput di Cina. Meskipun, kualitas liganya belum sebagus Liga Primer Inggris atau La Liga Spanyol atau pun Liga Serie A. Tetapi, adanya pelatih-pelatih kelas dunia seperti Andre Villas-Boas di Cina juga menjadi alasan para pemain berbondong-bondong ke Cina.

Di musim dingin ini minimal ada tiga pemain top dunia yang memilih meninggalkan klub elite Eropa dan Amerika Latin untuk bergabung dengan klub-klub Cina. Siapa saja mereka? Berikut ini jawabannya.

Carlos Tevez

Pemain ini sudah malang melintang di sepakbola Inggris dan Italia. Ia pernah bermain untuk West Ham United, Manchester United, dan Manchester City di Inggris. Kemudian ia bergabung dengan raksasa Italia, Juventus sebelum akhirnya pulang ke kampung halamannya, Argentina, untuk memperkuat klub masa kecilnya, Boca Juniors. Sebelum ke Eropa, ia merantau ke negara tentangga, Brasil, untuk bermain bersama Corinthians di Kota Sao Paulo.

Tapi pada musim dingin 2017 ini, Tevez yang juga pernah memperkuat Timnas Argentina itu akhirnya tergiur juga dengan tawaran besar dari klub Cina, Sanghai Shenhua. Boca Juniors juga tidak keberatan melepas Tevez karena mereka mendapat bayaran super tinggi, 84 juta euro atau setara dengan Rp 1,1 triliun.

Selain itu, Tevez memilih terbang ke Cina karena mendapat gaji sangat fantastis yaitu 753.000 per pekan. Gaji besar ini menjadikan pemain 32 tahun tersebut sebagai pemain dengan gaji tertinggi di dunia, mengalahkan dua pemain terbaik dunia Cristiano Ronaldo di Real Madrid dan Lionel Messi dari Barcelona.

Ia akan bermain bersama mantan pemain Chelsea Demba Ba, Obefani Martins, dan Fredy Guarin yang sudah lebih dulu bergaung dengan klub tersebut. Mereka akan dilatih oleh mantan pemain Chelsea, Gustavo Poyet yang baru ditunjuk beberapa bulan lalu.

Oscar

Kedatangan Antonio Conte di Chelsea pada musim panas 2016 menjadi bencana untuk gelandang serang The Blues asal Brasil, Oscar. Ia kalah bersaing dengan pemain-pemain rekrutan baru Chelsea seperti N'Golo Kante dan Marcos Alonso. Oscar tidak dilirik sama sekali oleh Conte.

Frustrasi dengan kondisi tersebut, Oscar lalu mendapat tawaran menggiurkan dari klub Cina yang juga rival sekota Shanghai Shenhuan, Shanghai SIPG. SIPG harus menggelontorkan 60 juta euro kepada Chelsea untuk mendapatkan tanda tangan Oscar. Di SIPG, ia akan berada di bawah matan pelatihnya di Chelsea, Andre Villas-Boas.

Axel Witsel

Axel Witsel (Sumber Foto: ESPNFC.com)

Satu lagi pemain top Eropa asal Belgia yang hengkang ke Cina adalah Axel Witsel. Pemain ini dilepas klubnya, Zenit St Petersburg ke klub Cina ke Tianjin Quanjin. Klub yang kini dilatih Fabio Cannavaro baru saja promosi dan akan bermain untuk pertama kalinya di Liga Super Cina.

Sebenarnya, beberapa klub elite Eropa ingin mendapatkan tanda tangan pemain 27 tahun ini, termasuk jawara Italia, Juventus. Tapi ia menolak tawaran finalis Liga Champions 2015 itu untuk digaet ada musim panas nanti dan lebih menerima pinangan Tianjin Quanjian. Ia ditawar dengan gaji fantastis sebesar 18 juta euro per tahun.

"Ini keputusan yang sangat sulit karena di satu pihak ada tawaran dari klub besar seperti Juventus tapi di lain pihak muncul tawaran yang sangat menggiurkan untuk masa depan keluarga saya. Manajemen Bianconeri selalu luar biasa dan saya hanya bisa menyampaikan terima kasih kepada mereka. Saya tetap akan menjadi salah satu pendukung Juventus dan saya berharap mereka menjuarai Liga Champions," kata Axel sebagaimana dilaporkan Tuttosport.

Zenit membeli pemain berambut gimbal ini pada 2012. Selama hampir lima tahun membela raksasa Rusia itu, ia sudah mencetak 22 gol dari 180 kali tammpil dan membantu klub itu menjuarai Liga Rusia, Piala Rusia, dan Piala Super Rusia.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ini 3 Pemain Top Dunia yang Hengkang ke Cina pada Musim Dingin 2017". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !