3K
Saya tidak membayangkan akan menurunkan tim lapis kedua melawan Chelsea. Saya tidak bisa melawan Chelsea dengan tim U-21 seperti yang dilakukan Manchester City tahun lalu.


Jose Mourinho adalah seorang pelatih yang memandang semua kompetisi yang diikutinya sangat penting. Tidak ada kompetisi yang menjadi nomor dua. Karena itu, pendekatannya terhadap setiap kompetisi pun berbeda dari peatih-pelatih lain. Sehubungan dengan itu, ia berupaya menurunkan pemain-pemain terbaik di setiap kompetisi yang diikuti tim besutannya.

Sejak melatih MU mulai musim panas 2016, Mourinho memimpin MU di Liga Primer Inggris, Piala FA, Piala Liga, dan Liga Europa. Di Liga Primer, MU masih bertengger di posisi ke-6 klasemen sementara. Sedangkan di Piala FA, ia mengantar Setan Merah ke perempat final dan akan melawan mantan tim besutannya, Chelsea. Ada pun di Piala Liga, MU sudah berada di final dan akan menantang Southampton di partai puncak.

Sementara di Liga Europa, Kamis, 23 Februari 2017 dini hari WIB, ia baru saja mengantar Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan lolos ke babak 16 besar setelah membenamkan tuan rumah St Etienne dengan skor tipis 1-0. Total, MU sudah mencetak empat gol tanpa balas ke gawang St Etienne karena pada leg pertama pekan lalu, mereka menang 3-0 di Old Trafford.

Di kompetisi-kompetisi itu, Mourinho melakukan rotasi pemain. Tapi ia tetap memastikan, selalu menurunkan para pemain terbaiknya. Ia mengombinasi antara pemain muda dan pemain senior. Inilah salah satu kecerdasan Mourinho, sehingga selalu menghasilkan tim yang solid.

Sehubungan dengan itu, di Piala FA melawan Chelsea nanti, Mourinho memastikan tidak akan menurunkan pemain-pemain pelapis atau tim dari U-21 seperti yang dilakukan rival sekotanya, Manchester City, musim lalu saat melawan Chelsea di Piala FA. Ia tetap akan menurunkan para pemain terbaik untuk menjajal kekuatan tim besutan Antonio Conte tersebut.

Mourinho memang mengkritik jadwal Piala FA yang terlalu berdekatan dengan Liga Europa. Tapi, ia tidak ingin meratapi jadwal tersebut. Ia segera mempersiapkan tim terbaik untuk meladeni Eden Hazard dan kawan-kawan. "Saya tidak membayangkan akan menurunkan tim lapis kedua melawan Chelsea. Saya tidak bisa melawan Chelsea dengan tim U-21 seperti yang dilakukan Manchester City tahun lalu. Saya tidak bisa melakukan itu karena kami adalah Manchester United," ungkap pelatih asal Portugal itu seperti dikutip dari ESPNFC.com.

Ia meneruskan, "Sebagai pelatih Manchester United, tidak mungkin saya akan melakukan itu di Piala FA. Sebab, Piala FA ini tidak bersalah sehingga harus mengambil keputusan seperti yang dilakukan Manchester City. Piala FA itu sangat indah dan sangat historis. Saya harus tetap memperlakukan para pendukung Manchester United dan Piala FA dengan cara yang benar. Saya tidak akan datang ke Stamford Bridge dengan tim U-21."

Jadwal yang padat, kata Mourinho, tidak bisa menjadi alasan pemaaf. "Semua tim juga menjalani jadwal yang padat, tapi saya harus melakukan rotasi pemain karena para pemain ini tidak juga bermain secara berturut-turut di semua pertandingan yang kami jalani," pungkas pria yang sudah malang melintang di klub-klub besar Eropa seperti Porto, Chelsea, Inter Milan, dan Real Madrid.

Karena itu, mari kita menyaksikan para pemain terbaik Setan Merah saat melawan Chelsea di ajang Piala FA Senin pekan depan. Siapakah yang akan lebih baik, Mourinho atau Antonio Conte. Yang pasti, Conte sudah menundukkan Mourinho dengan MU-nya di ajang Liga Primer musim ini.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ingat, Tak Ada Kompetisi yang Tak Penting di Mata Mourinho". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !