5.3K
FIFA menuduh, kata-kata kasar Messi ditujukan kepada asisten wasit. Tapi, Messi membantah. Menurutnya, kata-kata umpatannya tidak ditujukan kepada siapa pun, termasuk asisten wasit. Ia hanya berteriak ke udara.

Kapten dan penyerang Timnas Argentina Lionel Messi dijatuhi sanksi larangan bermain pada empat pertandingan oleh Federasi Sepakbola Dunia atau FIFA menyusul kata-kata kasarnya pada laga Argentina melawan Cile di ajang kualifikasi Piala Dunia 2018 di Buenos Aires, Sabtu, 24 Maret 2017 pagi WIB lalu.

FIFA menuduh, kata-kata kasar Messi ditujukan kepada asisten wasit. Tapi, Messi membantah. Menurutnya, kata-kata umpatannya tidak ditujukan kepada siapa pun, termasuk asisten wasit. Ia hanya berteriak ke udara. “Apa yang saya ucapkan tidak pernah dialamatkan kepada asisten wasit, tapi diluapkan ke udara,” ujar Messi.

Lalu bagaimana reaksi orang-orang dekat Messi terkait hukuman tersebut? Berikut komentar mereka sebagaimana ditulis media-media Argentina dan disarikan ESPNFC.com:

Klub Barcelona

Klub yang menaungi Messi cukup terkejut dengan sanksi FIFA atas pemain terbaiknya. Pasalnya, Messi tergolong pemain yang tindak tanduknya di dalam dan luar lapangan sangat santun. Jarang ia berbuat onar. Karena itu, aneh saja untuk klub tersebut mendengar Messi dijatuhi sanksi larangan bermain pada empat pertandingan dan denda uang senilai 10.160 dolar Amerika Serikat oleh FIFA.

“Barcelona terkejut dengan sanksi larangan bermain pada empat pertandingan untuk Lionel Messi ketika Argentina melawan Cile. Sanksi tersebut sangat tidak adil dan tidak proporsional. Meski demikian, Barcelona tetap mendukung Leo Messi sebagai seorang pemain yang patut dicontohi baik di dalam maupun di luar lapangan,” tulis Barcelona dalam pernyataan resminya.

Luis Suarez

Tandem Messi di lini depan Barcelona, Luis Suarez juga tercengang dengan sanksi FIFA tersebut. Menurut mantan penyerang Liverpool asal Uruguay ini, sanksi tersebut tidak adil dan berlebihan. “Menurut saya, sanksi untuk Messi terlalu berlebihan. Sekarang, FIFA harus melakukan hal yang sama terhadap semua pemain yang melakukan hal serupa,” ujar Suarez.

Marcelo Tinelli

Kepala Komite Timnas Argentina Marcelo Tinelli juga berpendapat, sanksi untuk Messi ini menjadi preseden bagi para pemain lain. Karena itu, Asosiasi Sepakbola Argentina atau AFA akan mengajukan banding atas sanksi tersebut.

“Kami akan mengajukan banding atas keputusan tersebut karena tidak adil. Apalagi, Messi tidak pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya. Kami sudah berdiskusi dengan para pengacara AFA dan para pakar hukum lainnya, khususnya hukum olahraga. Sanksi ini sangat mengejutkan kami karena, menurut kami, kata-kata Messi sama sekali tidak menyerang wasit,” kata Tinelli.

Mantan Pelatih Timas Argentina Luis Menotti

Mantan pelatih Timnas Argentina Luis Menotti juga beranggapan, sanksi yang dijatuhkan FIFA kepada Messi terlalu berat. Menurutnya, kata-kata yang dikeluarkan Messi tidak terlampau serius dan Messi tidak layak mendapat sanksi seberat itu.

“Saya berpendapat, sanksi untuk Messi sangat berlebihan. Memang benar ia melakukan kesalahan dan harus dihukum, tapi tidak dengan larangan bermain pada empat pertandingan. Messi tidak pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya baik bersama Timnas Argentina maupun bersama Barcelona,” ujar Menotti.

Ada pun kata-kata kasar yang meluncur dari mulut Messi, menurutnya, kemungkinan besar karena rasa frustrasi karena dua kali Argentina gagal dari Cile di final Copa America 2015 dan Copa America Centenario 2016 lewat adu tendangan penalti. Apalagi, pada final Copa America Centenario 2016, Messi termasuk pemain yang gagal mengeksekusi tendangan penalti.

“Menurut saya, reaksi Messi ini terkait dengan situasi di dalam tubuh sepakbola Argentina yang memengaruhi para pemain di atas lapangan. Messi sudah memimpin Argentina sebagai kapten pada tiga final turnamen besar dan selalu gagal. Situasi inilah yang membuatnya berada dalam tekanan. Harus ada orang yang bisa mengatakan kepada Messi bahwa ia tidak punya beban tanggung jawab untuk membawa Argentina menjadi juara, tapi untuk membantu Argentina bermain lebih bagus. Tentu saja, mengganti Messi sama sekali tidak mungkin,” paparnya.

Presiden AFA yang Baru Claudio Tapia

Claudio Tapia yang baru saja terpilih sebagai Presiden AFA yang baru pada Kamis, 30 Maret 2017 pagi WIB juga langsung berjanji akan memperjuangkan nasib Messi. Ia menggantikan Luis Segura yang dicopot dari jabatannya pada 2016 lalu karena dugaan korupsi.

Setelah terpilih, Tapia berjanji akan melakukan segala hal untuk meringankan sanksi terhadap Messi. “Kami akan melakukan apa pun yang bisa kami kerjakan untuk meringankan hukumannya. Sebab hukuman untuk Messi ini sangat tidak adil,” ucapnya.

Belum tahu seberapa sukses upaya Tapia nanti. Yang pasti, Messi sudah menjalani satu sanksi larangan bermain. Ia tidak diturunkan pelatih Argentina Edgardo Bauza saat Argentina keok 0-2 di tangan Bolivia pada pertandingan di La Paz, Rabu, 29 Maret 2017 pagi WIB.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Dihukum FIFA, Begini Reaksi Orang-orang Dekat Messi". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !