2.8K
Saya bertahan di sini bukan karena saya seorang Pep (Guardiola) atau atas apa yang sudah saya kerjakan di klub lain. Saya tahu masalahnya apa. Saya tidak akan cemas sepanjang musim, tentang apa yang akan terjadi musim depan bila gagal meraih gelar.

Pep Guardiola adalah pelatih sukses. Ia mempersembahkan berbagai gelar juara di Barcelona dan Bayern Muenchen, dua klub besar yang dilatihnya sebelumnya. Tapi, kesuksesan itu terhenti musim ini. Pada tahun pertamanya di Manchester City, ia dipastikan tidak meraih satu gelar pun. Bahkan, ia masih harus ngos-ngosan untuk bisa bertahan di posisi empat besar Liga Primer Inggris.

Pep Guardiola diculik Manchester City dari Bayern Muenchen pada musim panas 2016. Selama tiga musim di Muenchen, Guardiola mempersembahkan tiga gelar juara Bundesliga dan Piala Jerman. Sedangkan di Barcelona sejak 2008-2012, trofi Guardiola lebih banyak lagi.

Tapi musim ini, Guardiola sepi panen trofi. Ia sendiri menyadari kondisi tersebut. Bahkan, bila tidak memberi gelar untuk Barcelona dan Bayern Muenchen, ia sudah dipecat. Tapi, di Manchester City Guardiola masih bisa bernafas lega. Meski tidak memberi satu pun gelar musim ini, posisinya masih aman.

"Saya bertahan di sini bukan karena saya seorang Pep (Guardiola) atau atas apa yang sudah saya kerjakan di klub lain. Saya tahu masalahnya apa. Saya tidak akan cemas sepanjang musim, tentang apa yang akan terjadi musim depan bila gagal meraih gelar," katanya dalam jumpa pers sebagaimana dikutip dari ESPNFC.com.

Ia meneruskan, "Tekanan yang saya dapat ketika melatih Barcelona karena saya tidak punya apa-apa yang perlu dipertahankan. Di klub itu, bila dalam enam bulan kita tidak meraih trofi maka Anda siap dipecat. Hal yang sama terjadi di Bayern Muenchen. Karena itu, kita dipaksa untuk meraih trofi. Kalau tidak, mereka tidak memberi kesempatan kedua."

Perlakuan yang berbeda diterima Guardiola di Manchester City. Meski tidak memberi satu gelar pun di musim pertamanya, ia masih diberi kesempatan kedua. "Di sini, saya masih diberi kesempatan kedua dan kami akan berjuang merebut gelar. Bila di klub-klub besar, dalam posisi seperti saya ini, saya sudah dipecat. Musim depan kami akan berjuang lebih bagus dari musim ini di sini," kata Guardiola lagi.

Manchester City butuh empat poin lagi dari dua laga terakhir untuk bertahan di Liga Champons musim depan. City akan menjamu West Bromwich Albion sebelum bertandang ke Watford pada laga terakhir Minggu mendatang. Guardiola pun dituntut untuk menyapu dua laga itu dengan kemenangan.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Di Manchester City Pep Guardiola Cukup Beruntung". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !