3K
Manchester City mencatatkan sejarah baru pada pertandingan ini. Bukanlah pada catatan gol atau kemenangan, namun mereka menjadi tim Inggris pertama yang mengaplikasikan empat pergantian.

Manchester City mesti mengakui kekalahan mereka saat melayani Arsenal dalam babak semi final Piala FA, yang berlangsung hari Minggu (23/4) malam lalu dengan hasil akhir 1-2. Gol yang dilesakkan Sergio Aguero di menit ke-62, sebenarnya sempat mengusung City memimpin lebih dahulu. Tapi kemudian direspons dengan sangat baik oleh The Gunners lewat gol Nacho Monreal di menit ke-71. Lalu dituntaskan oleh Alexis Sanchez, yang jadi pahlawan kemenangan Tim Meriam London dengan golnya pada babak extra time di menit ke-101.

Hasil tersebut sekaligus menyudahi harapan Pep Guardiola untuk menggondol gelar perdananya bersama Manchester City di Inggris. Akan tetapi, Manchester City juga mencatatkan sejarah baru pada pertandingan ini. Bukanlah pada catatan gol atau kemenangan, namun mereka menjadi tim Inggris pertama yang mengaplikasikan empat pergantian. Adapun pergantian keempat dilangsungkan pada masa perpanjangan waktu, yang ditandai dengan masuknya Kelechi Iheanacho menggantikan Raheem Sterling.

Perubahan itu dikerjakan Guardiola lantaran mereka dalam kondisi ketinggalan, sesudah pernah memimpin lebih dahulu. Guardiola sebenarnya telah melakukan tiga pergantian pemain, yang mana normal terjadi dalam sebuah pertandingan resmi. Setelah Raheem Sterling, Fabian Delph dan Fernandinho. Iheanacho lalu masuk sebagai pemain keempat.

Ketentuan tentang pemain keempat ini sebenarnya memang baru mulai diperkenalkan di Piala FA pada musim ini. Tujuannya adalah supaya tim bisa melakukan perubahan pemain khusus untuk masa perpanjangan waktu, yang akan berlaku mulai dari fase perempat final, semi final dan final.

Sejauh ini, baru ajang Piala FA saja yang telah mengaplikasikan ketentuan baru ini, yang diinginkan agar pertandingan bisa lebih panas dan seru, sesuai dengan visi yang diusung asosiasi sepakbola Inggris (FA). Kepala Eksekutif FA, Martin Glenn pun memberi komentarnya soal ketentuan baru pergantian pemain ini.

“Piala FA memang dikenal lantaran sejarahnya yang kuat. Namun selaku asosiasi yang memrakarsai ajang ini, sangat pemting untuk kami selalu menilik apa yang dapat ditambahkan lagi di dalam sebuah pertandingan.”

“Dengan pertandingan yang mengambil format knock out dari fase perempat final hingga selanjutnya, aplikasi empat pergantian pemain, yang mana pergantian keempat diperbolehkan pada fase perpanjangan waktu bakal memberi situasi yang lebih menarik,” papar Martin.

Adapun inspirasi tentang aturan pergantian pemain keempat ini sebelumnya pernah digaungkan pada pagelaran Copa America Centenario pada tahun 2016. Sementara pemain yang pertama kali menjadi pemain pengganti keempat di diluar Inggris adalah penyerang Real Madrid, Alvaro Morata, yang menukar Cristiano Ronaldo pada Final Piala Dunia AntarKlub menghadapi Kashima Antlers tahun lalu. Di pertandingan yang sama pula, Kashima juga memasukkan Shuhei Akasaki yang menjadi pemain pengganti keempat mereka, hanya berselang dua menit sesudah Morata.

Kalau soal pergantian pemain yang lebih dari tiga kali dalam satu pertandingan resmi, sebenarnya Liga 1 Indonesia mulai musim ini juga sudah melakukan hal tersebut. Bahkan regulasinya bukan hanya empat, tapi lima pemain. Mungkin ini juga akan menjadi yang pertama di dunia, pergantian pemain yang diperbolehkan sampai lima kali di pertandingan liga resmi kasta tertinggi. Walau demikian, kabarnya pengajuan permohonan PSSI ke FIFA soal regulasi ini masih menggantung. Pihak FIFA masih meminta PSSI untuk menjelaskan lebih terperinci mengenai regulasi tersebut. Tapi sejak kompetisi bergulir, peraturan itu memang sudah digunakan.

Jadi, kalau kiranya peraturan serupa dengan Liga 1 diterapkan juga di kompetisi top Eropa seperti Premier League, akan jadi semakin seru atau malah mengurangi tensi pertandingan, ya?



Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "City Lakukan Empat Pergantian Pemain Pertama di Piala FA". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !