2.6K
Pelatih sangat paham di mana saya harus bermain. Ia mengembalikan saya ke posisi penyerang karena saya bermain pada posisi itu hampir sepanjang karier. Musim lalu saya tidak mendapat kesempatan bermain yang banyak dan ini cukup memengaruhi kebugaran saya.

Karier Wayne Rooney ternyata belum habis. Pergi dari Old Trafford rupanya bukan akhir dari segalanya. Buktinya, pria 33 tahun ini masih subur bersama klub baru rasa lamanya, Everton. Rooney yang kelahiran Liverpool menimba ilmu sepakbola di akademi Everton sebelum diculik Manchester United (MU) ketika masih berusia 18 tahun.

Selama 14 tahun tinggal di Kota Manchester, ia menjadi ikon MU ia menjadi pencetak gol terbanyak klub itu. Namun, semua kenangan indah itu sirna ketika pada jendela transfer musim panas 2017, ia memilih pulang kampung. Bersama Everton, ia kembali ke peran aslinya sebagai penyerang tengah. Sejak MU ditinggal Sir Alex Ferguson, Rooney tidak lagi bermain di posisi tersebut.

Dengan posisi ini, ia terbukti kembali subur. Ia rutin cetak gol untuk Everton. Terakhir, ia membobol gawang Manchester City pada laga di Etihad Stadium, Selasa, 22 Agustus 2017 dini hari WIB, sebelum golnya itu disamakan oleh Raheem Sterling menjelang pertandingan berakhir.

Ini adalah gol ke-200 Rooney di Liga Primer sekaligus menempatkannya sebagai pemain nomor dua di Inggris yang mencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Utama Inggris. Ia masih tertinggal 60 gol dari Alan Shearer yang mencetak 260 gol sejak format Englis Premier League diberlakukan pada 1992.

Gol tersebut juga sekaligus menjawab kritik publik terhadap dirinya. Dari 200 gol Rooney, sebanyak 156 gol dicetak dengan kaki kanan, 23 gol dengan kaki kiri, dan 21 gol lainnya dengan kepala. Untuk mencetak gol-gol tersebut, Rooney butuh 462 pertandingan. Sementara, Shearer hanya butuh 306 pertandingan untuk menghasilkan 260 gol.

“Gol yang bagus. Mencetak gol pada pertandingan penting hari ini sangat bagus. Apalagi, ini laga yang ketat. Gol tersebut menjadi momen yang sangat manis dan saya yakin Manchester Merah sangat menikmati juga gol tersebut. Namun, untuk menyamai rekor Alan Shearer, masih banyak hal yang harus dikerjakan. Namun, mengejar rekor itu tidak penting. Yang paling penting adalah mencetak gol pada laga ini sangat menyenangkan dan saya berharap masih banyak gol yang akan saya cetak pada laga-laga selanjutnya,” kata Rooney setelah pertandingan.

Ia juga mengaku senang dengan perannya sejak kembali ke Everton. Pelatih klub Merseyside tersebut Ronald Koeman mengembalikan Rooney sebagai penyerang tengah dan mendapat kesempatan bermain lebih banyak. “Pelatih sangat paham di mana saya harus bermain. Ia mengembalikan saya ke posisi penyerang karena saya bermain pada posisi itu hampir sepanjang karier. Musim lalu saya tidak mendapat kesempatan bermain yang banyak dan ini cukup memengaruhi kebugaran saya,” ucapnya lagi.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Cetak Gol Ke-200, Karier Rooney Ternyata Belum Habis". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !