284
Prestasi Barcelona pada 100 hari pertama kerjanya membuat ia mampu merebut simpati manajemen dan, yang paling penting, pendukung fanatik klub itu. "Camp Nou dan fan sudah dikuasinya," kata Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu mengevaluasi Valverde.

Sudah 100 hari Ernesto Valverde resmi menjadi pelatih klub elite dunia, Barcelona. Meski perjalanann musim ini masih sangat panjang, tapi evalusi pada 100 hari pertama, seperti juga biasa terjadi dalam pemerintahan di Indonesia, sudah harus dilakukan.

Sejauh ini, menurut Marca.com, Valverde dinilai sukses. Pasalnya, di bawah asuhannya, Barcelona belum pernah kalah di pertandingan resmi. Di La Liga Spanyol, mereka baru sekali imbang saat ditahan 1-1 oleh Atletico Madrid akhir pekan lalu. Selebihnya selalu meraih kemenangan. Alhasil, mereka masih memimpin klasemen sementara La Liga, unggul lima poin dari rival abadinya dari Kota Madrid, Real Madrid.

Sementara di Liga Champions, El Barca masih sangat sempurna. Mereka memetik tiga kemenangan pada tiga laga perdana di fase grup, termasuk saat menang 3-1 atas Olympiacos di Camp Nou, Kamis, 19 Oktober 2017 dini hari WIB. Meski bermain dengan 10 orang setelah Gerard Pique diusir keluar lapangan, Lionel Messi dan kawan-kawan tetap meraup tiga poin sekaligus memastikan mereka duduk di puncak Grup B.

Dengan catatan seperti itu, hanya dua klub di Eropa yang bisa menyaingi Barcelona yakni Manchester City dan Paris Saint Germain (PSG).

Kunci Sukses Ernesto Valverde

  • Taktik yang jitu
  • Pendekatan lebih rileks terhadap pemain
  • Lebih bersahabat dengan media

Karena itu, tidak heran kalau Valverde disebut bisa "mengalahkan" Barcelona. Prestasi Barcelona pada 100 hari pertama kerjanya membuat ia mampu merebut simpati manajemen dan, yang paling penting, pendukung fanatik klub itu. "Camp Nou dan fan sudah dikuasinya," kata Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu mengevaluasi Valverde.

Meski demikian, tetap saja ada catatan untuk mantan pemain Barcelona dan mantan pelatih Athletic Bilbao ini, yakni dua kekalahan beruntun dari rival abadinya di ajang Piala Super Spanyol pada awal musim ini. Karena itu, Valverde harus membuktikan bahwa ia memang betul-betul diterima publik Camp Nou dengan membalas dua kekalahan itu pada El Clasico La Liga musim ini.

Kunci kesuksesan Valverde adalah kemampuannya mengubah taktik setelah kepergian Neymar da Silva Jr ke PSG pada hari-hari terakhir jendela transfer musim panas lalu. Sejak kepergian Neymar, Valverde memasang Messi lebih ke depan dan lebih dekat dengan Luis Suarez dalam formasi 4-4-2 atau 4-2-3-1. Dengan racikan tersebut, dampak kepergian Neymar nyaris tidak terasa.

Dengan posisi tersebut juga, Messi hampir selalu mencetak gol untuk timnya, termasuk satu gol ke gawang Olympiacos pada Kamis, 19 Oktober 2017 dini hari WIB. Ini adalah gol ke-100 Messi di Eropa. Ia masih tertinggal 13 gol dari penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Sementara di La Liga, ia menjadi top skor sementara.

Kunci sukses lainnya adalah pendekatannya yang lebih rileks terhadap para pemain. Ia tidak ingin selalu membangun friksi di dalam tim seperti yang terjadi selama Barcelona dipegang Luis Enrique.

Terhadap media, ia juga jauh lebih bersahabat dan lebih tebuka memberikan informasi tentang timnya dibanding Luis Enrique. Ia juga tidak ingin konflik dengan media seperti Enrique. Semua ini membuatnya bekerja lebih gampang dan enak baik dengan para pemainnya maupun media.

Satu-satunya masalah besar yang dihadapi Valverde pada 100 hari kekuasaannya di Camp Nou adalah bagaimana bersikap di tengah turbulensi politik Catalonia yang sudah menggelar referendum kemerdekaan. Sejauh ini, ia tidak terpancing berbicara politik, selain sepakbola. Dan, itu sudah tepat.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Begini Evaluasi 100 Hari Ernesto Valverde di Camp Nou". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !