173
bila kita mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapai laga seperti ini, maka sudah pasti melawan mereka adalah sesuatu yang sangat menarik. Ini stadion yang sulit untuk didatangi. Apa yang kami lakukan bulan lalu (di Anfield) sudah cukup menambah kepercayaan diri kami datang kemari, meski kami tidak memetik kemenangan.

Pelatih Liverpool Juergen Klopp cukup optimistis dan tetap percaya diri menjelang pertandingan kelima Grup E Liga Champions melawan tuan rumah Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan, Rabu 22 November 2017 dini hari WIB nanti. Pasalnya, sebagai pelatih, ia belum terkalahkan selama kunjungan ke Sevilla. Meskipun, ia dan pasukannya bakal diteror para pendukung tuan rumah.

Pada dua kunjungan sebelumnya masing-masing dengan dua tim Jerman yaitu Mainz dan Borussia Dortmund, Klopp mampu menahan imbang tuan rumah masing-masing dengan skor 0-0 dan 2-2. Nah, kunjungan dini hari nanti menjadi pembuktian apakah Klopp mampu mempertahankan rekor tidak terkalahkan tersebut atau justru sebaliknya, menelan kekalahan pertama.

Hanya saja, kali ini Klopp datang ke ranah Spanyol dengan klub berbeda, Liverpool. Dalam sejarahnya, tim-tim Inggris agak sulit berbicara banyak di Spanyol. Apalagi, atmosfer Ramon Sanchez Pizjuan sangat fantastis. Para pendukung tuan rumah meneror para pemain lawan sepanjang 90 menit.

Belum lagi, sejak 2016, Liverpool dan Klopp belum pernah bisa mengalahkan Sevilla. Pada Mei 2016, saat final Liga Europa di Basel, Swiss, Liverpool yang sudah dilaith Klopp disikat 3-1. Lalu, pada pertemuan pertama mereka di Grup E Liga Champions musim 2017-2018 ini di Anfield, Sevilla juga mampu menahan imbang Liverpool.

Untuk memetik poin dari laga dini hari nanti, Klopp menuntut anak-anak asuhnya untuk tampil matang dan harus cepat panas sejak menit pertama serta membangun pertahanan yangn solid. "Tanpa itu, Anda tidak punya kesempatan (memenangi pertandingan). Sevilla memiliki segalanya untuk menaklukkan lawan mana pun. Mereka memiliki para penyerang berpengalaman, cepat, dan siap menggulirkan bola dengan sangat cepat. Mereka juga punya gelandang sekelas Steven N'Zonzi, Evern Banega, dan Jesus Navas yang bisa berlari dari belakang," kata Klopp.

Ia menambahkan, "Tapi bila kita mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapai laga seperti ini, maka sudah pasti melawan mereka adalah sesuatu yang sangat menarik. Ini stadion yang sulit untuk didatangi. Apa yang kami lakukan bulan lalu (di Anfield) sudah cukup menambah kepercayaan diri kami datang kemari, meski kami tidak memetik kemenangan."

"Kematangan baru kami akan kami perlihatkan 100% dalam atmosfer stadion ini. Kami tidak bakal lari hanya dalam satu arah untuk memenangi pertandingan kedua. Kami harus memperlihatkan bagaimana kami bermain melawan lawan-lawan berat pada sejumlah pertandingan terakhir," pungkas pelatih asal Jerman itu.

Ya, The Reds selalu memetik kemenangan pada empat pertandingan terakhir. Beda dengan Sevilla yang sempat kalah dari Barcelona di Ramon Sanchez Pizjuan dua pekan lalu. Ini yang membuat Klopp cukup optimistis menghadapi pertandingan ini.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Bakal Diteror di Ramon Sanchez Pizjuan, Klopp Tetap Percaya Diri". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !