2.7K
Ada begitu banyak momen emosional. Setiap kali menyentuh bola, kenangan-kenangan indah selalu hadir dalam batin saya. Inilah momen tersulit dalam karier saya selama sembilan tahun di City. Jujur saja, sejak datang pertama ke sini, saya tidak mengira akan tinggal selama itu

Sudah tiba saatnya bek Manchester City Pablo Zabaleta mengucapkan selamat tinggal kepada para pendukung Manchester City. Ia harus pergi dari Etihad setelah sembilan tahun membela klub dari Kota Manchester tersebut. Kontraknya yang berakhir musim panas ini tidak diperpanjang lagi oleh manajemen.

Laga terakhirnya di Etihad Stadium dilakoni saat City menang telak 3-1 atas West Bromwich Albion, Rabu 17 Mei 2017. Pelatih Pep Guardiola memasukkannya sebagai pemain pengganti. Tiga gol City pada laga ini masing-masing dicetak Gabriel Jesus, Kevin De Bruyne, dan Yaya Toure.

“Sangat tidak mudah bermain selama setengah jam. Ada begitu banyak momen emosional. Setiap kali menyentuh bola, kenangan-kenangan indah selalu hadir dalam batin saya. Inilah momen tersulit dalam karier saya selama sembilan tahun di City. Jujur saja, sejak datang pertama ke sini, saya tidak mengira akan tinggal selama itu,” kata Zabaleta.

Pemain internasional Argentina itu melanjutkan, “Ketika saya datang, klub ini berada di era yang lain, tapi beberapa hari setelah tanda tangan kontrak, semuanya berubah. Pemilik baru datang ke klub dan segala sesuatunya dimulai. Saya merasa sangat bangga pernah berada di sini, lebih-lebih karena bisa tinggal di sini selama sembilan tahun,” pungkasnya.

Zabaleta masih punya kesempatan untuk memainkan pertandingan terakhir bersama City saat bertandang ke kandang Watford pada Minggu mendatang. Setelah itu ia akan hengkang. Hanya belum diketahui kemana ia akan pergi.

Pelatih Pep Guardiola menilai Zabalate adalah seorang legenda Manchester City bersama Vincent Kompany, dan Sergio Aguero. "Ini malah yang sempurna, khususnya untuk Pablo. Ini tahun pertama saya di sini, tapi ketika saya melihat apa yang saya saksikan malam ini, saya melihat dampak yang ia berikan untuk klub ini," kata Guardiola.

Pria Spanyol ini menambahkan, "Melihat perempuan yang mencucurkan air mata di video sangat berarti. Ia adalah legenda untuk klub sama seperti Joe Hart, Vincent Kompany, Yaya Toure, dan Sergio Aguero."


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Adios Manchester City". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !